oleh

Status Siaga, PLN Suluttenggo Siapkan 50 Posko dan 2.192 Personel Jaga Keandalan Listrik Pemilu

Barometer.co.id-Manado. PLN Unit Induk Distribusi Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah dan Gorontalo (UID Suluttenggo) menetapkan status siaga untuk mendukung kesiapan dan keamanan sistem kelistrikan jelang Pemilihan Umum (Pemilu) yang akan dilaksanakan pada Rabu (14/02). Penetapan status siaga ini merupakan instruksi langsung Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo kepada seluruh unit PLN tersebar di seluruh Indonesia.

PLN UID Suluttenggo berkomitmen untuk menjaga keandalan listrik demi menyukseskan pesta demokrasi lima tahunan ini. PLN telah memastikan pasokan listrik aman di seluruh sistem kelistrikan selama masa siaga pemilu. Hal ini perlu dilakukan mengingat listrik menjadi sarana utama yang mendukung jalannya proses pemilu.

General Manager PLN UID Suluttenggo, Ari Dartomo menyampaikan bahwa saat ini telah dibentuk 50 Posko Siaga Pemilu yang tersebar di seluruh lokasi pelayanan PLN UID Suluttenggo.

“Telah disiapkan total 2.192 personil dan 38 personil berkeahlian khusus Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB). Peralatan keria pendukung seperti 133 Mobil Dinas Gangguan, 196 Motor Dinas Gangauan, 4 unit Crane, 45 Unit Gardu Bergerak (UGB), 3 Unit UPS, 59 Unit Genset dan 11 unit SPKLU untuk menjamin keamanan listrik jelang pemilu”, ungkap Dartomo.

Ditambahkannya pula, prosedur tetap siaga pemilu serentak tahun 2024 ini meliputi peta teknis pasokan listrik pada sejumlah objek penting di wilayah kerja Suluttenggo. Objek penting ini masuk dalam lokasi-lokasi strategis pendukung jalannya pemilu.

Selain itu, Ari Dartomo menyampaikan kondisi kelistrikan PLN UID Suluttenggo yang meliputi total Daya Mampu sebesar 756,85 MW dengan Beban Puncak 627,91 MW. Untuk sistem kelistrikan Sulut dan Gorontalo sendiri tercatat daya mampu pasok sebesar 563.81 MW dan tersedia cadangan daya sebesar 121,99 MW. Untuk sistem kelistrikan di Palu dan sekitarnya masuk dalam sistem kelistrikan Sulserabar dengan status daya mampu sebesar 167,04 MW dan beban puncak 167,04 MW.

PLN berkomitmen untuk mengamankan kelistrikan demi kelancaran Pemilu 2024, dan memastikan masyarakat dapat memilih dengan tenang di Tempat Pemungutan Suara (TPS) dan Petugas Pemungutan Suara (PPS) dapat bekerja dengan optimal di wilayah masing-masing dengan layanan listrik yang andal dari PLN.

“Kami berkomitmen penuh dalam menyediakan pelayanan listrik yang dapat diandalkan sehingga situasi kondusif dapat tercipta saat pemilu berlangsung,” pungkas Dartomo.

PLN juga menyediakan aplikasi PLN Mobile sebagai media digital untuk dapat digunakan masyarakat dalam mengakses layanan listrik berkualitas. Untuk kemudahan pelanggan dalam menyampaikan aduan gangguan kelistrikan, Aplikasi PLN Mobile juga hadir sebagai solusi _one stop service) yang dapat diunduh secara gratis dari Play Store san App Store.(ing)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *