Barometer.co.id-Manado. Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Sulawesi Utara pada November 2025 turun ke angka 5,78%, dari 5,99% pada Agustus 2025. Badan Pusat Statistik (BPS) Sulut mencatat pada November 2025, sebanyak 82,58 ribu orang di Sulut menganggur. Dan pada periode Agustus-November 2025, sebanyak 7,62 ribu tenaga kerja terserap.
Kepala BPS Sulut, Agus Sudibyo mengatakan, penduduk usia kerja di Sulut pada November 2025 sebanyak 2,13 juta orang. Dari jumlah tersebut, 1,43 juta orang merupakan angkatan kerja dan 695,64 orang bukan merupakan angkatan kerja.
“Dari jumlah angkatan kerja di Sulut pada November 2025 sebanyak 2,13 juta orang, 1,35 juta orang di antaranya bekerja. Jumlah tersebut meningkat 7,62 ribu orang dibanding Agustus 2025. Sementara 82,58 ribu orang menganggur, turun 2,79 ribu orang dibanding Agustus 2025,” kata Agus.
Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) menurut jenis kelamin di Sulut pada November 2025 sebesar 67,27%, naik tipis dari Agustus 2025 yang sebesar 67,21%. TPAK Laki-laki mengalami kenaikan menjadi 84,73% dari 83,26%, sedangkan perempuan turun menjadi 49,11% dari sebelumnya 50,51%. Untuk TPT Laki-laki pada November 2025 sebesar 5,29% sedangkan perempuan 6,65%.
Agus mengatakan, menurut wilayah, TPT di perkotaan lebih tinggi dari perdesaan. Pada November 2025, TPT di wilayah perkotaan sebesar 7%, sedangkan di perdesaan 3,86%. “TPT di perkotaan dan perdesaan pada November 2025 sama-sama mengalami penurunan dibanding Agustus 2025,” ujar Agus.(jou)

