Barometer.co.id – Manado
Sebanyak 248 sekolah di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) menjadi sasaran revitalisasi sekolah. Adapun dengan rincian terdiri dari 247 sekolah yang direnovasi dan satu unit sekolah baru. Di mana, secara keseluruhan total anggaran yang dialokasikan mencapai Rp231 miliar lebih.
Adapun untuk Kota Manado terdapat 18 sekolah yang direvitalisasi atau sekitar 7,3 persen dari total di provinsi.
Hal ini disampaikan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI, Prof Dr Abdul Mu’ti MEd, saat melakukan peresmian revitalisasi satuan pendidikan se-Sulut melalui Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden RI Prabowo Subianto bertajuk “Wujudkan Sekolah Asri”. Kegiatan ini berlangsung di TK Negeri 10 Manado, di Kelurahan Bitung Karangria, Kecamatan Tuminting, Kota Manado, Selasa (21/04),
Kata Menteri, secara nasional, pada 2025 Kemendikdasmen telah merevitalisasi sebanyak 16.167 satuan pendidikan. Di mana, capaian ini berhasil melampaui target awal yakni sebanyak 10.440 sekolah.
“Jadi, untuk tahun 2026, target awal sebanyak 11.744 sekolah diproyeksikan meningkat hingga 71.744 satuan pendidikan sesuai arahan Presiden,” ujar Mu’ti.
Ditambahkannya lagi, pemerintah juga telah menyalurkan perangkat teknologi pendidikan berupa interactive flat panel (IFP) di sekolah-sekolah.
Di mana, pada tahun 2025, sebanyak 288.865 unit telah didistribusikan ke 38 provinsi, dan pada 2026 direncanakan penambahan hingga ratusan ribu unit lagi.
“Khusus Sulut, pada 2025 tercatat menerima 3.760 unit IFP yang tersebar di berbagai jenjang pendidikan, mulai dari PAUD hingga SLB,” ujar menteri.7
Pada kesempatan itu, Gubernur Sulut Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus SE, menyampaikan bahwa kondisi sekolah-sekolah di Provinsi Sulut sekitar 50 persen dalam kondisi rusak.
“Kami tentu sangat menyambut baik, program revitalisasi sekolah yang digagas pemerintah pusat melalui Kemendikdasmen. Ini tentu jadi langkah nyata pemerintah untuk memperbaiki kondisi sekolah-sekolah di Provinsi Sulut agar memadai bagi kelangsungan kegiatan pembelajaran yang aman dan nyaman di dalam kelas,” ujar gubernur.
Seperti diketahui, Revitalisasi Satuan Pendidikan adalah program strategis yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan sarana dan prasarana satuan pendidikan yang berkualitas melalui rehabilitasi, pembangunan, dan penyediaan sarana dan prasarana satuan pendidikan.
Program ini bertujuan untuk memastikan bahwa sekolah-sekolah di Indonesia memiliki sarana dan prasarana yang memadai bagi kelangsungan pembelajaran.(fly)
