Barometer.co.id-Manado. Inflasi Sulawesi Utara pada bulan Okotber 2026 tercatat sebesar 0,57% secara bulanan (mtm). Angka inflasi ini turun dari 3,53% pada bulan September 2026. Sampai dengan bulan Oktober 2026, inflasi tahun kalender Sulawesi Utara mencapai 7,96%, sedangkan inflasi tahunan 8,07% (yoy). Angka inflasi tersebut masih jauh dari target yakni 2,5+/- 1 persen, atau di rentang 1,5% – 3,5%.

“Kelompok yang memberikan andil inflasi terbesar masih dari Kelompok Makanan, Minuman, dan Tembakau. Pada bulan Oktober 2026, kelompok Makanan, Minuman, dan Tembakau mengalami inflasi 1,26 persen, dan memberikan andil inflasi mencapai 0,46 persen, dari total inflasi 0,56 persen,” kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Utara, Watekhi, Senin (02/11/26).

Kelompok lainnya yang memberikan andil inflasi terbesar adalah Perumahan, Air, Listrik, dan Bahan Bakar Rumah Tangga sebesar 0,05%, walaupun inflasi kelompok ini hanya berada di urutan keempat terbesar.

Dua kelompok yang mengalami inflasi terbesar adalah Rekreasi, Olahraga, dan Budaya sebesar 0,47% dan Transportasi 0,37%. Dua kelompok tersebut memberikan andil inflasi masing-masing sebesar 0,01% dan 0,04%.

Sementara satu-satunya kelompok yang mengalami deflasi adalah Perawatan Pribadi dan Jasa Lainnya yakni sebesar -0,21%.

Watekhi mengatakan, untuk komoditas yang mengalami inflasi terbesar adalah tomat sebesar 0,39%, cabai merah 0,07% dan cabai rawit 0,05%. Sebaliknya, komoditas yang mengalami deflasi atau menjadi penahan inflasi yaitu Ikan Tude/Selar -0,12%, Ikan Malalugis -0,8% dan Ikan Cakalang -0,06%.

Inflasi Tahunan

Untuk inflasi tahunan, Komoditas Makanan, Minuman, dan Tembakau mengalami inflasi terbesar yakni mencapai 17,79%, kemudian Transportasi 7,28% dan Perawatan Pribadi dan Jasa Lainnya 5,34%. Ketiga kelompok tersebut memberikan andil inflasi masing-masing sebesar 5,48%, 0,89% dan 0,35%.

Komoditas yang mengalami inflasi tertinggi yaitu cabai rawit sebesar 2,63%, angkutan udara 0,49% dan tomat 0,31%. Sedangkan komoditas yang mengalami deflasi terbesar yaitu sabun mandi 0,03%, sabun mandi cair -0,03% dan bawang merah -0,02%.(jou)