Pohuwato. General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Gorontalo (Suluttenggo), Usman Bangun, menegaskan bahwa PLN memposisikan dirinya sebagai pilar utama dalam penyediaan listrik andal bagi kawasan industri.

“Bagi kami, setiap sambungan listrik adalah bentuk pelayanan kepada pelanggan. Penyalaan 30 MVA untuk PT GSM ini tidak hanya mendukung keberlangsungan industri, tetapi juga menunjukkan kesiapan PLN dalam memberikan solusi kelistrikan yang cepat, tepat, dan terpercaya. Kami akan terus memastikan keandalan pasokan demi menjaga kepuasan pelanggan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” kata Usman pada acara peresmian penyambungan listrik berkapasitas 30.000.000 VA untuk PT Gorontalo Sejahtera Mining (GSM) di Kabupaten Pohuwato.

Dalam rangkaian kegiatan, juga dilakukan penandatanganan dua kesepakatan strategis. Pertama, kontrak kerja sama pembelian Renewable Energy Certificate (REC) antara PT GSM, PT Pani Bersama Tambang (PBT), dan PT Pani Indonesia (PIN) dengan PT Energi Mandiri Indonesia (EMI) sebagai bentuk komitmen dalam mendukung pemanfaatan energi bersih dan berkelanjutan.

Kedua, kontrak jasa operasional dan pemeliharaan Gardu Induk 150 kV antara PT GSM dengan PT Nusa Daya yang bertujuan memastikan keandalan infrastruktur kelistrikan yang baru diresmikan. Kedua penandatanganan ini menandai langkah maju tidak hanya dari sisi ketersediaan listrik, tetapi juga tata kelola operasional dan komitmen terhadap transisi energi hijau.

Dengan tersalurnya listrik 30 MVA ke GSM, PLN berharap proyek ini menjadi contoh nyata bagaimana pelayanan listrik publik bisa berjalan selaras dengan kebutuhan industri strategis. PLN menyatakan komitmennya untuk terus menjaga keandalan jaringan, memastikan kontinuitas pasokan, dan mendukung tumbuhnya ekosistem industri di Gorontalo agar dampak positifnya menyebar ke modal manusia, usaha lokal, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.(ing)