Barometer.co.id-Manado. Di Tengah pandemi Covid-19 yang melanda, penyaluran kredit di Gorontalo tetap tumbuh. Bahkan pertumbuhannya mencapai dua digit, yakni 10,03 persen secara year on year. Data yang dirilis Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulutgomalut, jumlah kredit yang disalurkan bank umum di Gorontalo sampai dengan Oktober 2020 sebesar Rp14,47 triliun. Sementara pada bulan yang sama tahun 2019 baru Rp13,61 triliun.
“Kinerja kredit bank umum di Gorontalo cukup baik, sebab mencatat pertumbuhan positif. Secara year to date, penyaluran kredit juga mengalami pertumbuhan 6,34 persen,” kata Kepala OJK Sulutgomalut, Darwisman belum lama ini.
Baca juga: Pegadaian Restrukturisasi Produk Non Gadai di Gorontalo Rp50,484 Miliar
Secara rinci, Darwisman menyampaikan, berdasarkan jenis penggunaan, kredit investasi sampai dengan Oktober 2020 sebesar Rp2,9 triliun, konsumsi Rp8,1 triliun dan modal kerja Rp3,3 triliun. “Sama seperti di Sulawesi Utara dan Maluku Utara, kredit konsumsi juga menjadi yang terbesar di Gorontalo,” katanya.
Kredit Investasi mengalami pertumbuhan yang sangat tinggi, yakni mencapai 40,69 persen (yoy), dan 21,76 persen (ytd). Kredit konsumsi juga tetap tumbuh sebesar 6,59 persen (yoy) dan 3,60 persen (ytd). Namun untuk kredit modal kerja, secara year on year tumbuh negatif, yakni -1,30 persen. Tetapi secara year to date, masih tumbuh positif, 1,48 persen.
Bank Umum di Gorontalo tercatat sebanyak 15 kantor cabang. Selain itu, juga terdapat 2 kantor cabang bank umum syariah. Sementara BPR terdapat 4 kantor pusat dan 3 kantor cabang.(jm)
Berita terkini:
- Bandara Sam Ratulangi Manado Menerima Penghargaan sebagai Best Airport for Tourism Hub Route Innovation
- iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max Kini Tersedia, Telkomsel Lengkapi dengan Pilihan Bundling Halo dan SIMPATI
- Dari Sulawesi Utara untuk Indonesia, PGE Lahendong Dorong Jurnalis Berprestasi Lewat AJP 2026
- Penuhi Kebutuhan di Sulut, Kapal Tanker Pertamina Bawa 5 Juta Liter Pertalite dalam Perjalanan Menuju Bitung
- Penyaluran LPG 3 Kg di Sulawesi Utara Berjalan Normal, Pertamina Patra Niaga Pastikan Stok Aman
