Pemadanan NIK Jadi NPWP di Suluttenggomalut Capai 84,44 Persen

Barometer.co.id-Manado. Sampai dengan 31 Desember 2023, wajib pajak yang telah melakukan pemadanan Nomor Induk Kependudukan (NIK) menjadi Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) di Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Gorontalo dan Maluku Utara sebanyak 1.810.031 wajib pajak atau sebesar 84,44% dari 2.146.173 wajib pajak yang harus melakukan pemadanan.

Berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 136 Tahun 2023 tentang Perubahan atas PMK Nomor 112/PMK.03/2022 tentang NPWP Orang Pribadi, Wajib Pajak Badan, dan Wajib Pajak Instansi Pemerintah, saat mulainya implementasi NIK sebagai NPWP orang pribadi penduduk dan NPWP 16 digit bagi Wajib Pajak (WP) orang pribadi bukan penduduk, badan, dan instansi pemerintah dari yang semula 1 Januari 2024 menjadi 1 Juli 2024.

“NPWP dengan format 15 digit (NPWP lama) masih dapat digunakan sampai dengan tanggal 30 Juni 2024. Sementara itu, NPWP format 16 digit (NIK) digunakan secara terbatas pada sistem aplikasi yang sekarang dan implementasi penuh pada sistem aplikasi yang akan datang,” kata Kepala Kantor Wilayah DJP Suluttenggomalut, Arif Mahmudin Zuhri, Rabu (17/01).

Arif mengatakan, Kanwil DJP Suluttenggomalut bersama seluruh unit vertikal terus bersinergi untuk selalu memberikan pelayanan terbaik kepada wajib pajak. Hal tersebut terbukti, sampai dengan tahun 2023 Kanwil DJP Suluttenggomalut bersama 10 unit vertikal, yakni KPP Pratama Manado, KPP Pratama Gorontalo, KPP Pratama Bitung, KPP Pratama Kotamobagu, KPP Pratama Tahuna, KPP Pratama Palu, KPP Pratama Luwuk, KPP Pratama Poso, KPP Pratama Tolitoli, dan KPP Pratama Ternate berhasil meraih predikat kantor Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK).(jou)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *