Barometer.co.id-Manado. Petani kelompok sayur-sayuran di Sulawesi Utara, khususnya komoditas tomat, cabai merah, wortel dan kentang mengalami peningkatan indeks harga yang sangat tinggi pada bulan Mei 2026, yakni mencapai 20,95%. Peningkatan tersebut membuat Nilai Tukar Petani (NTP) Sulut pada Bulan Mei 2026 meningkat 4,57% menjadi 133,37 dari sebelumnya 127,54.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Utara, Watekhi mengatakan, Komoditas sayur-sayuran berada dalam kelompok Hortikultura, dan pada bulan Mei 2026, NTP Hortikultura ini mengalami peningkatan paling tinggi dibanding kelompok lainnya yakni mencapai 20,47%.

“NTP Hortikultura (NTPH) mengalami kenaikan sebesar 20,47 persen di bulan Mei 2026 dibandingkan bulan sebelumnya, dari 234,48 di April menjadi 282,47 di Mei. Kenaikan NTPH disebabkan nilai It atau Indeks harga yang diterima petani yang mengalami kenaikan sebesar 19,48 persen, sementara nilai Ib atau indeks harga yang dibayar petani mengalami penurunan sebesar 0,82 persen,” jelas Watekhi saat menyampaikan Berita Resmi Statistik (BRS), Selasa (02/06/26).

Ia mengatakan, dari lima subsektor, empat di antaranya mengalami kenaikan NTP, sedangkan satu subsektor mengalami penurunan, yakni Perikanan yang turun 0,67%. Subsektor Tanaman Pangan mengalami kenaikan 1,34%, subsektor Hortikultura naik 20,47%, Tanaman Perkebunan Rakyat 0,31% dan Peternakan naik 0,40%.

Dalam dua bulan terakhir, NTP Sulut mengalami peningkatan yang cukup tinggi. Di mana pada bulan April, NTP Sulut sebesar 127,54, meningkat dari bulan Maret yang hanya 123,37. NTP pada Mei 2026 juga sudah lebih tinggi dari Januari yang sebesar 127,89.

“NTP secara Year to Date (YTD) atau tahun kalender mengalami kenaikan sebesar 6,52 persen, sementara secara Year on Year (YoY) atau tahun ke tahun mengalami kenaikan sebesar 1,70 persen,” ujar Watekhi.

Di Pulau Sulawesi, empat Provinsi mengalami kenaikan NTP dan NTUP, yaitu Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah dan Sulawesi Utara. Sedangkan dua provinsi yang mengalami penurunan NTP yaitu Sulawesi Barat dan Gorontalo.(jou)