Barometer co.id – Amurang. 
Bertempat di Gedung Waleta Kantor Bupati Minahasa Selatan (Minsel), diserahkan secara simbolis Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari Dana Desa (Dandes). Bantuan diserahkan langsung oleh Bupati Franky Donny Wongkar (FDW) pada Rabu (16/02).

Pada penyerahan BLT, sesuai data yang dilaporkan Kepala Dinas PMD Minsel Ever Poluakan dari 167 desa, baru 13 saja yang sudah menyalurkan. Total pada triwulan pertama ini hanya 1.092 warga tidak mampu atau warga penerima manfaat yang sudah terima.

“Memang saat ini masih 154 desa yang belum menyerahkan BLT Dandes. Jadi pada penyerahan secara simbolis tadi, baru 13 desa saja. Total dana yang disalurkan di triwulan pertama untuk 1.092 warga penerima manfaat sebesar Rp 982 juta. Per warga tiap bulannya mendapat Rp 300 ribu,” tukas Poluakan.

Mayoritas desa di Minsel masih belum ‘mampu’ menyalurkan BLT. Oleh Poluakan dijelaskan bahwa keterlambatan dikarenakan mereka belum menyelesaikan Peraturan desa (Perdes) tentang APBDes. Sedangkan BLT, wajib ditata pada APBDes sebelum disalurkan.

“Memang ada kendala dari Pemdes terkait penyaluran BLT dikarenakan belum selesaikan APBDes. Sedangkan untuk anggaran sudah diberikan oleh pemerintah pusat. Kami sedang memeriksa apa yang menjadi kendala sehingga Pemdes kesulitan selesaikan APBDes,” terangnya.

Bagi 154 desa yang belum salurkan BLT sudah diberikan peringatan. Paling lambat bulan April, triwulan pertama sudah disalurkan. “Jangan sampai lewat, tentu ada konsekwensi yang akan diterima desa bila lalai dan itu merugikan masyarakat. Makanya kami akan upayakan supaya tidak lewat batas,” pungkasnya.

Sebagaimana diketahui BLT Dandes merupakan program pemerintah pusat. Tujuannya sebagai program jaring pengaman sosial untuk pemulihan ekonomi masyarakat yang terdampak akibat pandemi Covid-19. Terutama di daerah terutama di daerah pedesaan.

Atas ketepatan dan kecepatan menganggarkan serta menyalurkan BLT Dandes, 13 Kumtua di 13 Desa diberikan penghargaan oleh Bupati. Bupati tegaskan agar desa yang belum salurkan segera melakukan sebelum tenggat waktu berakhir.

Dari tujuan tersebut, BLT Dandes sangat penting dan wajib disukseskan. Sehingga pemulihan ekonomi dapat dipercepat dan dapat kembali normal lagi. Bila ada yang menghalangi, dapat dikatakan sebagai upaya sabotase program pemerintah pusat.(jim)